basmalah Pictures, Images and Photos
Our Islamic Story

Choose your Language

Penjajah Zionis Israel, Perang Tanpa Titik Fokus Oleh: Nasrulloh Baksolahar Amerika di era Trump telah mendukung pesawat tercang...

Penjajah Zionis Israel, Perang Tanpa Titik Fokus

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Amerika di era Trump telah mendukung pesawat tercanggih dan bom terbesar untuk penjajah Zionis Israel. Apakah dengan dukungan seperti itu penjajah Zionis Israel berani membombardir Suriah, Lebanon dan Tepi Barat setelah Gaza?

Di Suriah, penjajah menghabisi seluruh pangkalan udara milik Suriah. Di Lebanon, membunuh para petinggi Hamas. Di Tepi Barat, merampas tanah dan mengusir rakyat Palestina. Di Gaza, melanjutkan Genosida. Apakah ini prestasi besar?

Seberapa besar kekuatannya untuk berperang di seluruh front, bila rakyat wilayah yang diserang terus bertahan? Kesadaran untuk melawan penjajah terus membesar, buktinya perlawanan Palestina sangat mudah merekrut anggota barunya.

Bermanfaatkah koridor baru penjajah untuk membelah Gaza, bila rakyat Palestina terus melawan? Bisakah terus menekan Gaza dengan kelaparan dan genosida?

Suriah diam, hanya melawan dengan perjanjian fakta pertahanan dengan Turki. Terus membangun pemerintahan yang inklusif yang didukung oleh rakyatnya dan dunia internasional.

Perlawanan Palestina diam, hanya melawan dengan terus mendorong gencatan senjata yang telah disepakati. Memberitakan kekejaman penjajah. Tetap bertahan di Gaza walaupun dikepung oleh kelaparan dan pembunuhan.

Kelak, penjajah Zionis Israel akan kelelahan sendiri dengan segala aksinya. Segala yang diperbuat hanya sia-sia. Hanya memunculkan perlawanan baru di setiap tempat dan negara.



Bila Amerika Tak Bisa, Apalagi Penjajah Zionis Israel? Oleh: Nasrulloh Baksolahar Penjajah Zionis Israel terus membumihanguskan ...

Bila Amerika Tak Bisa, Apalagi Penjajah Zionis Israel?

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Penjajah Zionis Israel terus membumihanguskan Gaza dan Suriah. Sekali-kali menyerang Lebanon dan Yaman. Apakah yang bisa dilakukan dari serangan udara?

Saat ini memang hanya Penjajah Zionis Israel yang memiliki infrastruktur militer udara terkuat. Negara lain, bila tak diizinkan oleh Amerika, pesawatnya hanya jadi besi rongsokan saja.

Serangan udara hanya bisa menghancurkan infrastruktur fisik dan menewaskan banyak orang. Apakah ini kemenangan besar? Bila tetap teguh, sabar dan bertawakal, maka serangan udara tak ada artinya.

Serangan udara yang membabibuta ke sejumlah negara, hanya akan terus meneguhkan bahwa penjajah Zionis Israel memang negara yang tidak layak untuk hadir di muka bumi. Penjajah Zionis Israel menjadi musuh bersama dunia. Menjadi dikucilkan dunia. Hingga batu pun memusuhinya.

Bila kelak kesadaran ini mendunia. Bila kelak, seluruh rakyat di negara-negara yang diserang bergerak melawan bersama. Apa yang bisa dilakukan oleh penjajah Zionis Israel? Apakah masih bisa menggantungkan pada Amerika, Inggris, Jerman dan sekutunya?

Bukankah Amerika, Inggris dan Jerman bukan masa depan lagi, sedang menuju kehancuran? Bukankah menghadapi perang Ukraina pun tak bisa menghasilkan kemenangan? Bukankah Amerika setelah perang dunia ke-2 tidak pernah memenangkan pertempuran lagi?

Amerika yang maksimal mengerahkan serangan udara dan darat saja hanya bisa menghancurkan Vietnam, Irak dan Afghanistan. Namun, tak pernah bisa menguasainya. Bagaimana dengan penjajah Zionis Israel?

Bila Amerika saja tak bisa, yang memiliki rakyat ratusan juta. Yang memproduksi infrastruktur senjatanya sendiri. Apa lagi penjajah Zionis Israel yang hanya memiliki rakyat jutaan orang saja? Yang persenjataannya masih mengandalkan negara lain. Yang mental perangnya belum pernah teruji. 

Penjajah Zionis Israel terus terkepung oleh ilusi kehebatan infrastruktur militernya. Terkepung oleh khayalan bangsa pilihan. Termakan hoaks bahwa Palestina itu tanahnya. Ternyata takdirnya hanya menjadi dikumpulkan untuk terperosok fi lubang kehancuran.

Jeritan Muslimah Palestina, Adakah yang Mau Mendengarnya? Inilah kisah ketika satu teriakan muslimah mampu menggerakkan sepasuka...

Jeritan Muslimah Palestina, Adakah yang Mau Mendengarnya?


Inilah kisah ketika satu teriakan muslimah mampu menggerakkan sepasukan tentara muslim untuk mengembalikan pada posisi dan kehormatan semula.

Dikisahkan, seorang muslimah  pergi ke Yahudi Bani Qainuqa dengan membawa sebuah barang yang hendak dijual di pasar itu. Ia duduk di sebelah tukang sepuh, yang seorang yahudi.

Tukang sepuh sepuh itu memintanya agar ia membuka jilbabnya. Ia pun menolak. Lalu, tukang sepuh mengikatkan ujung pakaian muslimah tadi dengan punggungnya, sehingga ketika muslimah berdiri, terbukalah auratnya.

Tukang sepuh tertawa girang dan menjeritlah sang muslimah itu. Mengetahui hal itu, dengan cepat seorang muslim mendekat dan berkelahi dengan tukang sepuh. Tukang sepuh pun berhasil di bunuh.

Orang-orang yahudi di pasar tersebut mengeroyok dan membunuh si pemuda muslim. Peristiwa ini menyebabkan Rasulullah saw mengirimkan pasukan untuk mengepung Yahudi Bani Qainuqa.

Seorang khalifah Abbasiyah, Mu'tashim, ketika seorang muslimah dianiaya dan dihina kehormatannya, lalu dia berseru, "Wahai, Mu'tashim!" Tersentaklah hatinya, bergolaklah jantungnya.

Ia pun menyiapkan pasukan untuk memberikan pelajaran kepada musuh, untuk mengembalikan eksistensi dan kehormatan wanita tersebut. Sang khalifah berhasil menyelamatkannya.

Sekarang, wanita dan anak-anak Palestina dirampas kehormatan, nyawa, darah dan kebebasannya. Adakah yang mendengarkannya? Adakah yang tergerak untuk menolongnya? Apakah menunggu mereka syahid seluruhnya? Ternyata kita pun. Hanya bertopang dagu saja. 

Sumber:
Abdul Hamid Jasmin Al-Bilaly, Rambu-Rambu Tarbiyah, Era Intermedia

Tipu Daya Abu Jahal Ketika Hijrah Ketika Iyasy bin Abi Rabi'ah masuk Islam dan ikut hijrah bersama Muslimin ke Madinah, kelu...

Tipu Daya Abu Jahal Ketika Hijrah


Ketika Iyasy bin Abi Rabi'ah masuk Islam dan ikut hijrah bersama Muslimin ke Madinah, keluarlah Abu Jahal dan Harits bin Hisyam untuk menemui Iyasy.

Iyasy adalah anak paman dan saudara seibu mereka. Pada saat itu Rasulullah saw masih berada di Mekah.

Mereka berkata kepada Iyasy, "Ibumu telah bernadzar untuk tidak menyisir rambutnya hingga  melihatmu. Tidak berteduh dari panas Matahari hingga melihatmu. Kasihanilah dia."

Mendengar hal itu, Umar menasihati Iyasy, "Tidak ada yang diinginkan oleh kaummu itu kecuali hendak memfitahmu, maka berhati-hatilah. Demi Allah, jika kepala ibumu telah berkutu, ia akan bersisir. Dan jika panasnya Mekah telah membakarnya, ia akan berteduh."

"Saya terharu atas sumpah ibuku, saya juga akan mengambil hartaku di sana." Kata Isyasy.

"Demi Allah, kamu juga tahu bahwa aku adalah orang paling berharta di antara sekian orang Quraisy. Biarlah untukmu setengahnya dan jangan pergi bersama mereka." Ungkap Umar.

Namun, Iyasy tetap menolak anjuran Umar dan ia pun pergi bersama mereka.

Lalu Umar memberikan pesan terakhir, "Jika kamu masih bersikeras pergi bersama mereka juga, bawalah untaku ini. Ia unta terbaik dan penurut, tetaplah dipunggungnya. Jika terdapat gelagat yang mencurigakan dari kaummu, menghindarlah bersamanya."

Iyasy pun pergi bersama Abu Jahal dan Harits, hingga sampai di suatu tempat, Abu Jahal berkata, "Saudaraku, untaku ini kasar sekali,  bolehkah aku menumpang untamu itu?"

"Baiklah," Jawab Iyasy

Iyasy turun dan unta itu pun berlutut. Ketika Iyasy turun, mereka pun menahan dan mengikat Iyasy. Kemudian, dibawa ke Mekah. Akhirnya, Iyasy termakan fitnah.

Apakah tipu daya ini hanya berlaku di era Rasulullah saw? Akan terus mengepung hingga akhir hayat dan akhir zaman. Tipu dayanya berbentuk beragam cara.


Sumber:
Abdul Hamid Jasmin Al-Bilaly, Rambu-Rambu Tarbiyah, Era Intermedia

Khaibar, Luka Mendalam Zionis Israel Kekalahan Yahudi di perang Khaibar menimbulkan luka yang amat mendalam di kalangan Yahudi. ...

Khaibar, Luka Mendalam Zionis Israel


Kekalahan Yahudi di perang Khaibar menimbulkan luka yang amat mendalam di kalangan Yahudi.

Di era Rasulullah saw, Zainab binti Haris, wanita Yahudi,  menyimpan dendam kepada Rasulullah saw. Ia berencana hendak membunuh Nabi saw.

Zainab memulai operasinya dengan menemui Shafiyah, bibi Rasulullah saw. Ia rayu dengan segenap tipu daya hingga merasa yakin.

Setelah itu, wanita Yahudi tersebut bermaksud memberikan hadiah kambing bakar yang telah dilumuri racun di bagian lengannya, bagian yang paling disukai Rasulullah saw.

Shafiyah pun menyuguhkan kambing tersebut. Seorang Sahabat ada yang mati saat makan daging tersebut. Namun, Rasulullah saw selamat karena memuntahkan daging tersebut. Apakah ini hanya terjadi di era Rasulullah saw?

Dendam ini terus ada dan terjaga, hingga di 1967, ketika Zionis Yahudi memasuki Baitul Maqdis. Para tentaranya berkumpul di sekitar dinding ratapan bersama Mose Dayan (sang komandan Yahudi), mereka mengkumandangkan yel-yel,

'Hari ini balasan atas hari Khaibar
Wahai sisa-sisa kepedihan Khaibar
Agama Muhammad telah berlalu  pergi
Muhammad mati di belakang gadis-gadis"

Permusuhan Yahudi terhadap orang Arab bukan karena kearaban mereka, tetapi karena agama mereka adalah Islam.

Menachem Begin, mantan PM Zionis Israel, berteriak kepada orang-orang Yahudi, "Kalian semua wahai orang Israel, jangan ada belas kasih sayang hingga kalian habiskan musuh-musuh kalian."

"Tidak ada basa-basi bela sungkawa hingga kita tuntas membumihanguskan apa yang dinamakan Islam, dan kita bangun di atas puing-puing peradabannya, peradaban kita."

Ben Gorion, mantan Perdana Menteri Zionis Israel, berkata, "Sesungguhnya yang paling menakutkan kami adalah jika muncul di dunia Arab, Muhammad baru."


Sumber:
Abdul Hamid Jasmin Al-Bilaly, Rambu-Rambu Tarbiyah, Era Intermedia

Rasulullah saw Tetap Menjaga Barang Titipan Para Musuhnya Al-Kalbi berkata, "Adalah pamannya, Abu Lahab membuntutinya dan b...

Rasulullah saw Tetap Menjaga Barang Titipan Para Musuhnya


Al-Kalbi berkata, "Adalah pamannya, Abu Lahab membuntutinya dan berkata, 'Janganlah kalian terima ajakannya!'

Abu Lahab menghampiri mereka (Al-Kalbi, dkk) dan mereka berkata, 'Apakah kamu mengenal orang ini?'

'Ya, ia dari keluarga kami. Tentang apa yang kalian tanyakan?' Tanya Abu Lahab kemudian.

'Tentang ajakannya itu,' jawab mereka. 'Dia mengaku utusan Allah.'

Kemudian Abu Lahab menyeru, 'Janganlah sekali-kali kalian hiraukan perkataannya, karena dia orang gila, seluruh perkataannya adalah igauan semata.'

Mereka menjawab, 'Kami telah mengetahui hal itu ketika disebutkan perihal kuda.'"

Dahulu pendukung kebatilan menuduh Rasulullah saw dan pengikutnya sebagai orang gila, tukang sihir, dan dukun. 

Bagaimana reaksi Rasulullah saw? Meskipun begitu, kafir Quraisy, hingga menjelang hijrah masih tetap menitipkan barang-barang kepada Rasulullah saw. Rasulullah saw pun berpesan kepada Ali.ra untuk mengembalikan barang-barang titipan itu kepada mereka sebelum berangkat hijrah.

Sumber:
Abdul Hamid Jasmin Al-Bilaly, Rambu-Rambu Tarbiyah, Era Intermedia

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (347) Al-Qur’an (2) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (245) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) Kisah Para Nabi dan Rasul (516) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (27) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (7) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (212) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (377) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (478) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (214) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (215) Sirah Sahabat (136) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (140) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)