Rasulullah saw Tetap Menjaga Barang Titipan Para Musuhnya
Al-Kalbi berkata, "Adalah pamannya, Abu Lahab membuntutinya dan berkata, 'Janganlah kalian terima ajakannya!'
Abu Lahab menghampiri mereka (Al-Kalbi, dkk) dan mereka berkata, 'Apakah kamu mengenal orang ini?'
'Ya, ia dari keluarga kami. Tentang apa yang kalian tanyakan?' Tanya Abu Lahab kemudian.
'Tentang ajakannya itu,' jawab mereka. 'Dia mengaku utusan Allah.'
Kemudian Abu Lahab menyeru, 'Janganlah sekali-kali kalian hiraukan perkataannya, karena dia orang gila, seluruh perkataannya adalah igauan semata.'
Mereka menjawab, 'Kami telah mengetahui hal itu ketika disebutkan perihal kuda.'"
Dahulu pendukung kebatilan menuduh Rasulullah saw dan pengikutnya sebagai orang gila, tukang sihir, dan dukun.
Bagaimana reaksi Rasulullah saw? Meskipun begitu, kafir Quraisy, hingga menjelang hijrah masih tetap menitipkan barang-barang kepada Rasulullah saw. Rasulullah saw pun berpesan kepada Ali.ra untuk mengembalikan barang-barang titipan itu kepada mereka sebelum berangkat hijrah.
Sumber:
Abdul Hamid Jasmin Al-Bilaly, Rambu-Rambu Tarbiyah, Era Intermedia
0 komentar: